Powered By Blogger

Selasa, 10 Juni 2014

Mahasiswa Idealis



                                                  HAZIZI
                                                  SAHABAT MAHASISWA

“MENJADI MAHASISWA IDEAL”

ASSALAMU’ALAIKUM WR.WB..
Salam Mahasiswa!
Menjadi mahasiwa merupakan proses pendewasaan. Menjadi penengah antara masyarakat dan pemerintah berada pada posisi idealis dan realita. Namun tak banyak dari kita yang berkesempatan menyandang gelar sebagai mahasiswa. Dan tak banyak dari  kita mampu memahami dan memaknai mahasisiwa itu sendiri.
Kampus yang merupakan lingkungan tempat interaksi mahasiswa  adalah miniatur dari sebuah Negara. Meskipun tidak sekompleks struktruralnya. Namun kampus adalah tempat berekspresi  manyalurkan aspirasi serta potensi . lebih lagi terhadap potensi kepemimpinan.  menjadi batu pondasi dari kemajuan kampus  tercinta, adalah sebuah cita-cita yang mulia., dengan tetap berkontribusi memberikan kerja-kerja konkrit, pikiran yang positif dan bukan hati yang sempit.

Sudahkah sejalan dengan Mahasiswa?
Terdaftar sebagai mahasiswa di perguruan tinggi, hanyalah  syarat administratif sebagai mahasiswa . menjadi mahasiwa merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tantangan bagi insan akademis. Mahasiswa adalah agen pembawa perubahan, sesorang yang dapat memberi solusi dalam setiap permasalahan, dan memiliki ekspektasi serta tanggung jawab yang tinggi.
Mahasiswa adalah aset dari institusi. Bukan untuk dibudidayakan, tapi untuk diberdayakan. Diberdayakan seluruh potensi-potensinya, baik yang  bersifat akademis, moral maupun sosialis.
Mahasiswa itu bukan siswa, yang tugasnya hanya belajar, bukan masyarakat, bukan pula pemerintah. Mahasiswa memiliki tempat tersendiri dilingkungan masyarakat, namun bukan berarti memisahkan diri dari masyarakat.
Mahasiswa Senantiasa Meradiasikan kebaikan, menunjukkan kebenaran serta mampu menganalisa keburukan Tidak diam tapi bersikap aktif. Tidak apatis tetapi kritis.

Sudahkah berperan sebagai mahasiswa?
secara garis besar, setidaknya ada 3 peran dan fungsi yang sangat penting bagi mahasiwa, yaitu :
peranan moral, Mahasiswa dituntut suatu tanggung jawab terhadap diri masing-masing sebagai individu, dan menjalankan kehidupan yang bertanggung jawab dalam bermasyarakat.

peranan sosial. Mahasiswa dengan keberadaan dan segala perbuatannya diharapkan  tidak hanya bermanfaat untuk dirinya sendiri tetapi juga harus membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

peranan intelektual. Mahasiswa sebagai orang yang disebut-sebut sebagai insan intelektual  haruslah dapat mewujudkan status tersebut dalam ranah kehidupan nyata. Dalam arti menyadari betul bahwa fungsi dasar mahasiswa adalah bergelut dengan ilmu pengetahuan dan memberikan perubahan yang lebih baik dengan intelektualitas yang ia miliki selama menjalani pendidikan.

pantaskah menjadi mahasiswa?
Dimata masyarakat mahasiswa adalah elemen masyarakat yang memiliki kekuatan intelektual,  idealis, serta kemantapan moral yang diharapkan mampu menjadi garda terdepan pembawa perubahan.
Mahasiswa bukan hanya agen akademis yang mengedepankan IPK, tetapi juga sebagai agen sosialis yang memperjuangkan kepentingan bersama.
Sebagai insan akademis mahasiswa dituntut peka dan respect terhadap lingkungan yang ada disekitarnya, bersikap kritis terhadap kebijakan serta piawai menganalisis. Bukan bersifat apatis atau acuh terhadap kondisi lingkungan. Mahasiwa seharusnya mampu menjadi penengah yang baik.. mampu menjadi control politik terhadap pemerintah, menjadi agen perubahan serta mampu menjadi penyalur aspirasi masyarakat…
mahasiswa bukanlah elemen yang mau ditindas, apalagi tertidas..malah sebaliknya mahasiswa akan bertindak tegas jika ada yang bias atau ada yang tidak jelas..
Bila kita berkaca pada kondisi kita sekarang, saat ini kita belum mampu menjalankan fungsi kita  sebagai mahasiswa.
Banyak dari kita yang sadar bahwa dirinya mahasiswa, tapi belum mampu mengartikan esensi dari mahasiswa itu sendiri.
Banyak dari kita yang tak mampu menganalisa keburukan Banyak dari kita hanya diam dan tak mampu bergerak, padahal ketidakadilan berada didepan mata., bukan karena tidak ada keberanian, tapi karena kita lebih mementingkan diri sendiri  dan hanya mengedepankan ke-egoan semata.
HIDUP MAHASISWA !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar